Awal februari 2010, hari rabu sekitar jam 3 pagi, dari arah kandang ayam terdengar suara kresssskkk, lalu diikuti suara ayam.. petoook...petookkk. Nenek yang jendela kamar berhadapan dengan kandang ayam langsung bangun dan membuka korden, langsung teriak..maaliiiiing...maliiing..maliinggg. langsung saja sekelebatan bayangan hitam lari menuju jalan setapak di belakang kebon yang gelap gulita.
Kami sekeluarga langsung bangun dan keluar rumah mengejar ke arah bayangan tersebut, namun sudah jauh, untuk apa dikejar.
Alhamdulillah dipintu kandang ayam dipasang “alarm” berupa 1 lembar atap seng bekas yang diganjal kayu. Kandang kecil yg berisi 10 ayam masih utuh.
Sejak kejadian tersebut kami sering tidur larut malam, siapa tahu si maling masih penasaran mencoba menteror kami. Akibatnya siangnya di kantor kami ngantuk berat
Hari demi hari berlalu menjadikan kami tersadar bahwa kejadian ini adalah peringatan, manusia tidak bias begadang terus. Pasrahkan saja asset kita kepada Sang Penjaga, yang tidak pernah lengah, yang tidak pernah tidur. Siapakah dia ? dia adalah ALLOH, Sang Penguasa Langit dan Bumi beserta isinya. Tiap mo tidur, baca doa, baca ayat kursi, al ikhlas, falaq & annas. Moga hamba-MU yang lemah ini selalu ingat Ya ALLOH...amiiin